Upaya mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan terus dibuktikan secara nyata oleh SD Negeri Banjaran 4. Dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Masa Pengenalan Lingkungan Kelas (MPLK), sekolah menghadirkan narasumber khusus dari tim Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Kediri untuk memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai Anti-Bullying (Pencegahan Perundungan).
Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta didik, mulai dari siswa baru kelas 1 hingga murid kelas 2 sampai 6.
Materi Komprehensif dan Edukatif dari Tim PPA Kota Kediri
Hadirnya tim pakar dari UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) DP3AP2KB Kota Kediri memberikan pemahaman yang mendalam serta ramah anak. Materi disampaikan dengan metode interaktif, menggunakan dongeng edukatif, pemutaran video animasi, serta contoh-contoh sederhana dalam kehidupan sehari-hari agar mudah dipahami oleh anak-anak usia sekolah dasar.
Beberapa poin penting yang ditanamkan oleh tim PPA Kota Kediri antara lain:
-
Mengenal Bentuk-Bentuk Perundungan (Bullying): Menjelaskan kepada siswa bahwa bullying bukan hanya kontak fisik (seperti memukul atau mendorong), melainkan juga secara verbal (mengejek nama orang tua, mengolok-olok fisik) serta perundungan sosial (mengkucilkan teman).
-
Dampak Buruk Bullying: Menanamkan rasa empati dengan memberi tahu bahwa tindakan mengejek atau menyakiti teman dapat membuat orang lain sedih, takut pergi ke sekolah, dan terluka hatinya.
-
Menjadi Upstander, Bukan Bystander: Mengajarkan anak-anak untuk berani membela teman yang diganggu dan segera melaporkan tindakan perundungan kepada guru, wali kelas, atau orang tua.
-
Prinsip “Stop, Talk, and Report”: Melatih keberanian anak untuk berkata “Tidak!” atau “Hentikan!” saat ada hal tak menyenangkan yang menimpa mereka.
Saling Menyayangi: Penandatanganan Deklarasi Sekolah Anti-Bullying
Suasana menjadi semakin haru dan berkesan ketika tim PPA Kota Kediri mengajak seluruh siswa untuk melakukan Ikrar Teman Bijak dan Saling Menyayangi.
Anak-anak diajak bersama-sama menyerukan komitmen untuk menjadi teman yang baik, saling merangkul, dan tidak akan saling mengejek. Sebagai simbol komitmen bersama, kegiatan dilanjutkan dengan penempelan cap telapak tangan warna-warni atau penandatanganan spanduk “Deklarasi Sekolah Anti-Bullying SDN Banjaran 4” oleh para siswa, guru, dan tim PPA Kota Kediri.
Komitmen Mewujudkan Sekolah Ramah Anak
Pihak sekolah menegaskan bahwa kehadiran tim PPA Kota Kediri dalam MPLS dan MPLK tahun ini merupakan bentuk keseriusan SD Negeri Banjaran 4 dalam menjaga kesehatan mental dan fisik anak-anak didik.
“Kami ingin memastikan bahwa sejak hari pertama sekolah, anak-anak merasa aman berada di SDN Banjaran 4. Sekolah harus menjadi rumah kedua yang penuh kasih sayang, tempat di mana tidak ada anak yang merasa takut atau terintimidasi oleh temannya sendiri.”
Melalui pembekalan materi Anti-Bullying dari tim PPA Kota Kediri ini, diharapkan seluruh siswa SD Negeri Banjaran 4 dapat tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter mulia, bersahabat, toleran, serta siap saling mendukung dalam meraih cita-cita! 🏫🤝✨
